Indonesia Minim Tenaga Akuntan

Profesi akuntan menjadi salah satu profesi vital yang harus dimiliki oleh Indonesia. Pasalnya, akuntan memiliki keterlibatan dalam menentukan kemajuan ekonomi Indonesia, jika diletakkan di berbagai posisi penting, baik dalam pemerintahan maupun korporasi. Saat ini, data menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sebanyak 265 ribu mahasiswa akuntansi yang aktif, berkontribusi sebanyak 45% di ASEAN. Namun,  sangat disayangkan, jumlah akuntan di Indonesia hanya sekitar 24 ribu saja. Padahal, jika merujuk data statistik Indonesia memiliki peluang untuk menjadi negara dengan profesi akuntan terbanyak.







images-17



Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan strategi yang mumpuni agar akuntan Indonesia bisa berjaya di regional. Apalagi saat ini Indonesia mulai memasuki MEA.



“Indonesia hatus menyiapkan strategi untuk mengejar ketertinggalan, tujuannya menjadikan Indonesia sebaga negara yang memiliki akuntan terbaik di regional. Caranya adalah melalui kolaborasi antara stake jolders akunyan, baik di emeribtahan, perguruan tinggi dan profesi,” ujar Mardiasmo, Ketua Dewan Pengurus IAI.



IAI sendiri mengambil langkah real dengan bekerja sama ICAEW, sebuah organisasi profesi akuntan asal Inggris untuk memberikan beasiswa guna meningkatkan kualitas serta kuantitas akuntan Indonesia. Mardiasmo menyatakan bahwa akuntan harus bersinergi dalam menghadapi persaingan global.



“Profesi akuntan harus kejar ketertinggalan dari berbagai segi agar bisa support ekonomi sebesar 5-6 persen per tahunnya,” tambahnya.



Hal ini tentu saja didukung oleh pemerintah. Apalagi mengingat bahwa tantangan dari akuntan tidak hanya dari para akuntan itu sendiri, melainkan juga teknologi yang mampu menggantikan akuntan tersebut.



“Kunci keberhasilan akuntan Indonesia terletak pada profesi dan program sertifikasi akutansi akuntan. Kesuksesan program tersebut akan menbuka berbagai peluang baru bagi akuntan Indonesia tidak hanya pada lebel nasional, tapi juga regional,” kata Mardiasmo. (EVA)



http://swa.co.id/business-strategy/management/indonesia-minim-tenaga-akuntan

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.