Superfood, Niat Antonius Menyehatkan Indonesia

Semua orang tentu ingin sehat. Sakit hanya akan menambah sengsara mengingat biaya pengobatannya yang terus naik dari tahun ke tahun. Pencegahan memang jauh lebih baik ketimbang pengobatan. Tapi, sakit bisa datang kapan saja. Untuk itulah, Superfood Indonesia menyediakan aneka ragam makanan sehat mentah atau raw superfood untuk membantu penyembuhan secara alami.



Salah satu pendirinya, Antonius, tak pernah mengira ibunya yang berusia 73 tahun mengidap tumor di kepala. Dia menawari ibunda tercinta mengonsumsi “makanan sehat dari alam”. Sayang, hanya penolakan yang didapatkan. Namun, suatu hari ibunya memutuskan untuk melakukannya dengan cara alami.







“Berkat bantuan Tuhan dan kerjasama yang baik, orang tua saya boleh dipulihkan kembali dalam waktu 6-8 bulan. Saat ini beliau sudah bisa bekerja normal kembali. Tapi, kesembuhan / pemulihan pada setiap orang bisa. berbeda-beda,” katanya.



antonius



Antonius adalah distributor beberapa produk seperti Almond, Flaxseed, Chiaseed dan Cranberry. Dengan berbekal jaringan suplier di luar negeri, ia melebarkan sayap dengan mendirikan toko online www.superfoodindonesia.com, yang menjual aneka ragam kacang-kacangan natural, biji-bijian mentah, buah-buahan yang dikeringkan, dan herbal.



Kini, ia sudah punya lebih dari 150 jenis produk. Semua produk yang dijualnya adalah impor dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Brasil, Belanda, dan Australia. Punya sertifikat khusus seperti aman untuk dikonsumsi atau sertifikat organik. Ia hanya tinggal mengemas ulang setiap produk yang datang. Produknya telah mendapat izin depkes Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.



“Kami tidak melakukan pencampuran apapun. Saat barang datang, kami hanya tinggal menempelkan logo produk. Plastik yang kami gunakan juga sudah foodgrade,” katanya.



Dalam berbisnis, Antonius mengaku hanya mengandalkan kepercayaan dengan para supliernya. Sekali mereka berbuat curang, jangan harap kerjasama bisnis akan dilanjutkan. Demikian juga dengan pelanggan, ia berharap mereka menaruh kepercayaan serupa dengannya. Ia menjamin barang yang dijualnya sesuai dengan apa yang tertera di label. Ia punya tim khusus untuk menyeleksi setiap produk yang diajukan supliernya untuk menghindari produk yang mengandung bahan kimia.



“Ada tes kecil-kecilan. Saya juga memakai feeling dan intuisi. Kalau saya bilang 100% organik, artinya tidak ada campuran dengan yang nonorganik. Itu juga yang ditekankan kepada tim saya. Ini trust lho. Jangan main-main,” katanya.



Pada tahun pertama berdiri yakni 2013, penjualan Superfood Indonesia memang banyak tantangan. Namun, perlahan kinerjanya terus membubung tinggi karena semakin banyak penduduk Indonesia yang peduli akan kesehatan. Sepanjang tahun 2015 lalu, pertumbuhannya lebih dari 50%. Hebatnya lagi, Antonius mengaku tak pernah melakukan promosi iklan untuk menjaring pelanggan. Ia hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut atau memberi hadiah tertentu saja. Ia juga enggan memasang testimoni dari para pelanggannya.



IMG-20160414-WA0008



“Kami tidak ingin membangun opini. Pelanggan bisa bertanya kepada kami sebatas produk seperti manfaat dan cara penggunaan. Tapi, semua hal yang terkait penyakitnya, kami tidak bisa jawab. Kami bukan dokter atau apotik,” katanya.



Antonius mengakui masih fokus menggarap pasar domestik yang masih sangat luas. Pengiriman paling jauh adalah sampai ke Papua. Sebenarnya, permintaan dari luar negeri cukup banyak. Hanya saja, biaya pengirimannya tergolong mahal. Saat ini, kesadaran masyarakat untuk hidup sehat semakin tinggi. Terutama, untuk orang-orang yang berpendidikan. Tidak hanya pengobatan modern, pengobatan alternatif juga mulai mendapat tempat di hati masyarakat.



“Sebagus apapun makanan yang kita makan, namun dengan terpaksa itu hanya akan menjadi sampah dalam tubuh kita,” katanya.



Sumber: http://swa.co.id/entrepreneur/superfood-niat-antonius-menyehatkan-indonesia

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.